Selasa, 16 Desember 2014

cara beternak murai batu



Beternak murai batu memang dapat memberikan keuntungan yang cukup lumayan sebab banyak sekali pencinta burung berkicau dan burung murai batu merupakan burung berkicau yang banyak peminatnya.
Tempat Penangkaran Murai Batu
Anda tidak perlu khawatir jika tidak memiliki lahan yang memadai karena untuk tempat penangkaran murai batu juga bisa di sangkar gantung. Memang penangkaran burung murai batu bisa dilakukan di kandang yang kecil sehingga anda tidak perlu cemas apabila tertarik untuk beternak burung murai batu tetapi memiliki lahan yang terbatas. Anda juga harus penangkaran dengan model sangkar gantung ini cukup populer di kalangan para peternak murai batu bahkan banyak sekali yang berhasil menangkarkan murai bati dengan menggunakan model penangkaran ini.
kandang murai batu dengan dinding bata putih



















Kemudian untuk kandang ternak brung murai batu harus memenuhi beberapa persayaratan yaitu kandang harus terlindung dari hembusan angin kencang dan kandang harus mendapatkan sinar matahari yang cukup jadi anda bisa membuat 2/3 atap kandang terbuka bisa ditutup dengan kawat strimin dan 1/3 tertutup. Kandang biasanya memiliki dua pintu masuk yang pertama digunakan untuk perawatan dan pintu kedua untuk memudahkan penangkaran. Anda bisa memasang lampu 5-10 watt di dalam kandang untuk penerangan pada malah hari dan jangan lupa sedikan pasir yang dicampur dengan sedikit kapur di dasar kandang untuk mengontrol kotoran dan wadah untuk mandi burung.
Apabila anda masih belum terlalu paham mengenai pembuatan kandang dalam beternak murai batu ini maka anda bisa mencari video ternak burung murai batu di internet. Selain masalah kandang, anda juga harus memperhatikan masalah indukan. Dalam memilih indukan jantan usahakan indukan jantan berusia 2 tahun lebih, kondisinya sehat serta tidak ada cacat fisik dan dan pilihlah indukan jantan yang jinak dan tidak takut dengan manusia. Untuk mendapatkan indukan jantan tersebut anda bisa membelinya di penangkaran sehingga memudahkan anda dalam melakukan perawatan. Untuk kriteria indukan betina hampir sama dengan indukan jantan tetapi untuk usia indukan betina yaitu berusia 1 tahun lebih.
sepasang indukan murai batu dalam kandang penangkaran

















Poin yang terakhir yang perlu diperhatikan dalam beternak murai batu adalah masalah pangan. Murai batu membutuhkan nutrisi yang cocok sebab nutrisi yang dibutuhkan burung ini lebih rumit dibandingkan burung pemakan biji-bijian lainnya. Pakan yang diberikan harus bersih dan selalu segar. Murai batu juga dapat diberi pakan kroto yang bermanfaat agar murai batu rajin berkicau. Jangan lupa burung murai batu juga perlu dimandikan dan dijemur jadi anda harus menyediakan tempat khusus untuk memandikannya lalu segera jemur di bawah sinar matahari. Waktu ideal memandikan murai batu yaitu pada pagi hari. Hasil ternakan burung murai batu bisa dijual per ekor atau dalam partai besar.
anakan murai batu hasil penangkaran

Tidak ada komentar:

Posting Komentar